Saya baru saja memindahkan seluruh domain saya miliki selain TLD id pindah dari registrar Indonesia.

Alasannya utamanya karena tidak ada fitur 2 Factor Authentication / 2FA dan mencari registrar yang lebih aman.

Di salah satu perusahaan tempat saya bekerja, pernah terjadi pencurian domain padahal domain belum expired. Hingga lebih dari 3 tahun domain tersebut tidak dapat kembali lagi dan domain tersebut dijual dengan harga sekitar 15 juta rupiah.

Oleh sebab itulah menggunakan registrar yang memiliki reputasi yang bagus menjadi hal wajib bagi saya.

Hingga tulisan ini ditulis, domain saya telah saya pindahkan ke Namecheap dan domain kaklabs.com ini sedang dalam proses pindah ke Google Domain yang belum lama ini baru support negara Indonesia.

Namecheap

Selain memiliki fitur 2FA, alasan saya memilih Namecheap karena murah dan sering ada promo. Namecheap hanya saya gunakan untuk registrar dan saya menggunakan Cloudflare untuk nameserver.

Google Domain

Google Domain tahun 2017 belum bisa support untuk negara Indonesia dan saat saya cek tahun 2018 sudah bisa support untuk negara Indonesia. Selain fitur 2FA, alasan saya menggunakan Google Domain karena faktor performance DNS lookup dari Google dan ingin membandingkan dengan Namecheap.

Saat acara Google Cloud OnBoard, Google menjelaskan bahwa mereka memiliki jaringan internet sendiri dan ekspektasi saya seharusnya performance dari DNS lookup lebih baik dibandingkan Namecheap atau Cloudflare.

Saat ini hanya domain dengan TLD id yang mau tidak mau menggunakan registrar Indonesia dikarenakan belum di-support oleh registrar diluar Indonesia. Oleh sebab itu domain dengan TLD dot id hanya saya belum berani menggunakannya diluar blog pribadi.